Taman Safari Prigen Menawarkan Tiga Kekhasan Untuk Pengunjung

Taman Safari Prigen Menawarkan Tiga Kekhasan Untuk Pengunjung

Taman Safari Prigen atau umum dimaksud Taman Safari Indonesia II (TSI II) sudah jadi instansi konservasi serta tempat rekreasi yang menolong konservasi satwa liar, seperti lakukan penyelamatan pada macan tutul di Lumajang maupun melepas burung Merak Bali, kata Asrully Setia Yudanto, hari ini.

Marketing Communication Manager TSI II itu lewat rilisnya menyebutkan kehadiran tempat rekreasi di Taman Nasional Gunung Arjuna, adalah satu diantara Taman Safari paling besar di Asia dengan luas luas 350 hektar, nyaris 2 x semakin besar dari Taman Safari Cisarua, Bogor.

“Saat ini ada tiga kekhasan yaitu awal jadi taman paling besar dengan koleksi paling banyak, ke-2 pengunjung bisa ikuti Elephant Journey, serta yang ke-3 mempunyai Dolphin Center dengan sarana swimming with Dolphin”.

Pada aktivitas Elephant Journey, Pengunjung bisa nikmati keindahan pegunungan lereng Arjuna dengan sensasi ada di kawanan hewan liar, seperti jerapah, Badak, serta hewan eksotis yang lain dari punggung gajah

Safari Prigen yang buka jam 08. 30-16. 30 WIB pada hari umum serta jam 08. 30-16. 45 WIB pada akhir minggu serta hari libur ini mempunyai lebih dari 3. 000 satwa dari 200 spesies yang datang dari beragam lokasi didunia seperti, Gajah Sumatera, Jerapah, Lumba-lumba bahkan juga Penguin Humboldt. Dimana tiket masuk taman safari prigen tidak berubah sesuai dengan yang tertera di situs resminya.

Terkecuali jadi tempat konservasi satwa-satwa langka, taman ini menggabungkan rencana rekreasi serta edukasi yang menarik. Terlebih untuk anak-anak karna mereka bisa lebih mengetahui mengenai kehidupan satwa di habitat aslinya.

Taman Safari Prigen berusaha lakukan program pengembangbiakan ex-situ (diluar habitat) satwa-satwa langka. Bukan sekedar untuk memperkaya populasi di taman namun juga berperan untuk tingkatkan populasinya didunia, dan mengajak pengunjung rasakan “A Never Ending Story of Wildlife”.

“Kami mempunyai program edukasi untuk anak TK sampai kuliah tentang membuat kedekatan dengan harimau Sumatera, gajah, serta yang lain dalam versus yang sesuai usia semasing, ” lebih, Idham Rustian P, Head of Departement Sales & Marketing TSI II.

Gagasannya bln. Mei 2016, TIS II akan mempunyai satwa baru yaitu koala serta wombat yang dihadirkan dari Australia semasing dua ekor hingga keseluruhan type binatang ini totalnya jadi empat ekor. Menurut dia ke-2 satwa itu akan diletakkan di Zone Australia serta tempat awal yang miliki koala di Indonesia, ungkap Idham.

“Tak cuma itu saja, di th. ini untuk ke-2 kalinya kami akan mengadakan Safari Run 5K, yang disebut arena perlombaan berolahraga atletik, di mana pengunjung sembari lari bisa ambil gambar di antara hewan-hewan yang ada di ruang trek TIS II, ” terang Idham.

Sebagian sarana beda yang menarik di TSI II, Safari Adventure, Zone Baby Zoo, atraksi serta pertunjukan, 4D Cinema, Safari Water World serta Restoran. Sesudah senang bermain, lima restoran ditempat ini bisa jadi pilihan, salah satunya Gading Restoran, Captain Kroc’s Restaurant, Tiger Cave Restaurant, hanya satu di Indonesia di mana pengunjung bisa nikmati hidangan dengan panorama harimau putih berkeliaran bebas serta Safari Wonder ; tempat beli cinderamata ciri khas Taman Safari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *