Mempelajari Jenis Majas Dalam Penggunaan Sehari- Hari

Sering kali tanpa disadari kita menggunakan macam- macam majas dalam kehidupan sehari- hari. Baik untuk berinteraksi dalam percakapan mau pun menggunakannya dalam tulisan. Hal ini merupakan gaya bahasa yang memang sering dipakai karena bisa berikan kesan yang lebih untuk pesan yang disampaikan. Ada beberapa macam jenis gaya bahasa yang tanpa disadari lebih sering digunakan untuk kita orang Indonesia misalnya gaya bahasa perbandingan dan juga sindiran. Dalam kategorisasi gaya bahasa masing- masing tersebut pun masih memiliki beberapa jenis gaya bahasa yang perlu dipahami dengan baik. Oleh sebab itu, mari kita bahas secara umum tentang jenis gaya bahasa tersebut dan apa makna yang dimaksud dari kalimat contoh.

Yang pertama, untuk gata bahasa perbandingan, sering kali secara tidak langsung kita menggunakan simbolisasi benda mati untuk menggambarkan sesuatu. Dalam percakapan sehari- hari sering kita dengar orang menyebutkan, “Kenapa selalu saya yang menjadi kambing hitam setiap ada masalah?”. Ungkapan tersebut juga merupakan salah satu contoh dari penggunaan gaya bahasa karena menggunakan simbol hewan. Kambing hitam tersebut dimaksudkan sebagai seorang yang dituduh atau dipersalahkan, sehingga contoh ungkapan tersebut menggunakan gaya bahasa perbandingan dengan jenis simbolik. Sedangkan untuk jenis metonimia, orang Indonesia juga sangat familiar menggunakan gaya bahasa ini secara tidak langsung. Misalnya saja kita ambil contoh, “Aku hanya suka minum kapal api untuk temani waktu di pagi hari”. Kapal api yang dimaksud bukan kapal api sungguhan melainkan merek dari sebuah produk kopi.

Untuk gaya bahasa sindiran, sering juga digunakan dalam percakapan sehari- hari. Jika ada orang yang mengatakan, “Kamu itu siswa teladan, telat datang pulang duluan”, maka gaya bahasa yang digunakan adalah ironi. Sebuah penjelasan yang bertentangan dengan maksud menyindir di akhir. Selain itu ada juga penggunaan jenis gaya bahasa sindiran yaitu sinisme. Sinisme ini adalah tipe majas sindiran yang diberikan secara langsung dengan contoh, “Sikapmu yang tidak sopan itu membuat banyak orang membencimu jika tidak kau perbaiki!”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *