Nostalgiaku dengan Kantor Berita Politik Indonesia Terkini

Nostalgiaku dengan Kantor – Hari ini adalah hari dimana aku akan bernostalgia dengan salah satu bekas perusahaanku sebelumnya. Disana aku kerja sungguh sangat asik dan menyenangkan tapi aku harus pindah untuk penghasilan lebih baik. Emang sih kata orang kalau kenyamanan lebih penting dari gaji tetapi setelah aku coba ternyata gaji juga lebih penting hahahaha. Tetapi disini aku akan menceritakan nostalgia dengan kantor berita politik indonesia.

Nostalgia yang aku maksud adalah nostalgia dengan arah.com. Kantornya sendiri berlokasi di dekat pondok indah mall yang tentunya sangat strategis bagi kebanyakan orang orang. Oh iya buat yang belum tau kamu bisa kunjungi berita politik indonesia terkini untuk melihat langsung isi berita disana. Jadi disana memang khusus membahas berita politik ya dan cocok buat kamu yang ingin berkarir dalam dunia politik. Tulisan disana cukup up to date loh. Akupun selalu berkunjung kesana untuk membaca berita politik tersebut.

Selain itu juga ada salah satu bagian lagi yang menjadi favoriteku ketika mengingat arah.com ini. Mereka memiliki kanal unik yang menyajikan berita aneh terbaru untuk anda orang orang yang doyan berita aneh. Ternyata banyak loh orang yang doyan baca berita aneh dan gak cuma kamu. Lebih dari 40ribu orang di indonesia suka membaca berita tersebut. Jadi jangan heran banyak website ataupun portal berita yang memberikan kanal sendiri untuk tulisan berita aneh terbaru. Apa kamu termasuk salah satunya? Yap, buktikan saja dari yang akan anda kunjungi.

Oh iya, berhubung judulnya adalah nostalgia dengan salah satu kantor berita politik, maka aku akan memberitahukan kamu hal rahasia. Rahasia tersebut adalah di kantor ini kamu bisa berenang di kolam renang yang mereka miliki karena mereka punya sendiri. Di dalam kantor ini ada kolam renang sendiri loh, jadi jangan heran jika pagi hari ada beberapa orang yang biasa berenang disana. Dulu aku termasuk salah satu orang yang hobi berenang disana.

Dari sekian pajang tulisan ini dan gak kerasa udah lebih dari 300 kata yang aku tulis. Tentu ini memberikan beban tersendiri kepada saya sebagai penulis untuk terus menulis tetapi idenya udah mulai habis. Oleh karena itu saya akan mengakhiri tulisan saya kali ini. Terimakasih 🙂…

Mikrofon Paripurna Tiba – Tiba Mati Saat Ucapkan Ini ke Setnov

Mikrofon Mati – Rapat paripurna pengambilan ketetapan Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu) dibumbui insiden matinya mikrofon waktu Wakil Ketua hendak berbicara pada waktu itu.

Saat itu, Benny memulai pendapatnya bersama ucapan simpati kepada Ketua DPR Setya Novanto yang jadi tersangka kasus dugaan korupsi kartu sinyal penduduk elektronik (e-KTP). Sesuai yang dikutip dari berita politik arah.com

“Bangga sekali untuk melihat dan melihat pimpinan dewan lengkap duduk di depan kami semua. Tentu sebagai sahabat, sesama anggota dewan aku memberikan keprihatinan begitu mendalam atas musibah hukum yang menimpa Ketua DPR kita,” kata Benny di area Rapat Paripurna, Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

“Kami menghendaki semoga Bapak pimpinan kuat dan tegar menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Selesai memberikan simpatinya kepada Setnov, Benny melanjutkan bersama menghendaki supaya rapat paripurna lebih fokus untuk mengambil alih ketetapan atas lima isu krusial RUU Pemilu.

Akan tetapi tidak lama sebelum saat ia selesai berbicara, tiba tiba microfon beliau mati mendadak.

“Setelah tadi diutarakan ketua pansus ada lima kabar yang belum disetujui di pansus untuk disepakati di tingkat…” kata Benny, lantas mikrofon mati. Kejadian aneh ini sekaligus menjadi berita aneh yang pernah terjadi di parpurna.

Merespons perihal itu, pimpinan rapat paripurna Wakil Ketua DPR Fadli Zon menghendaki maaf kepada Benny atas perihal tersebut.

“Maaf yang barusan dimatikan, Jadi jangan dipencet ulang jadi mematikan itu Pak Benny. Mohon maaf kami sukar untuk mengembalikannya, jadi mohon mendaftar lagi,” ujar Fadli.

Sebelumnya, Fadli di awal rapat udah menjelaskan sistem mikrofon yang digunakan waktu interupsi anggota dewan, dapat secara otomatis hidup dan mati sepanjang waktu lima menit bersama sistem digital.

Kejadian selanjutnya baru pertama kali dirasakan oleh Gerindra Muhammad Syafi’i waktu memberikan pandangannya mengenai RUU Pemilu di awal rapat.

“Ini ialah waktu untuk mendesain pemilu penguatan sistem presidensial dan kepartaian, itu tidak dapat berarti dan dapat melemahkan jika kami keliru mendesain sistem tersebut. Oleh dikarenakan itu…,” kata Syafi’i.

Belum selesai ngomong mikrofon Syafii tiba tiba mati. Tercatat Syafii baru berbicara kurang lebih 2 menit. Anggota dewan yang lain pun mempertanyakan perihal selanjutnya kepada Fadli.

“Kita udah sepakati, cuma diberikan waktu sepanjang lima menit. Mik dapat mati secara elektronik,” ujar Fadli menjawab pertanyaan anggota.

Saat ini jadwal rapat paripurna sedang mendengarkan paparan fraksi atas lima isu krusial RUU Pemilu. Tercatat baru tiga fraksi yaitu PDIP, Golkar, dan Gerindra memberikan pandangan fraksinya.

Perkembangan terakhir, anggota yang ada didalam rapat paripurna pengambilan ketetapan RUU Pemilu udah mencapai 534 anggota.…